Sabtu, 03 Oktober 2026
Breaking News
inDrive Gelar Edukasi Keselamatan Berkendara untuk Mahasiswa di Bandung Antisipasi Transisi Cuaca, Bupati Bandung Instruksikan Camat Siaga dan Perkuat Mitigasi Bencana Hangtuah Jajaki Kabupaten Bandung Jadi Home Base IBL, Bawa Dampak Positif Bagi Atlet Basket dan UMKM Pegadaian Raih 10 Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026 Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas di Aplikasi blu Pegadaian Perluas Layanan Tabungan Emas ke Ekosistem Digital BCA Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Raih Sertifikasi ISO 22301:2019 Resep Penyiar Radio Menjaga Kredibilitas di Udara, Menghibur Tanpa Kebobolan Etika Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang inDrive Gelar Edukasi Keselamatan Berkendara untuk Mahasiswa di Bandung Antisipasi Transisi Cuaca, Bupati Bandung Instruksikan Camat Siaga dan Perkuat Mitigasi Bencana Hangtuah Jajaki Kabupaten Bandung Jadi Home Base IBL, Bawa Dampak Positif Bagi Atlet Basket dan UMKM Pegadaian Raih 10 Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026 Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas di Aplikasi blu Pegadaian Perluas Layanan Tabungan Emas ke Ekosistem Digital BCA Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Raih Sertifikasi ISO 22301:2019 Resep Penyiar Radio Menjaga Kredibilitas di Udara, Menghibur Tanpa Kebobolan Etika Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang
Daerah
Bandung Raya
Pojok Lingkungan
Penulis: Adi 2025-10-01 19:02:41

Banjir Terjang Cikole Bandung Barat, Warga Tuding Marak Alih Fungsi Lahan

Warga Kampung Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, mengeluhkan banjir yang kini sering merendam wilayahnya.

Banjir Terjang Cikole Bandung Barat, Warga Tuding Marak Alih Fungsi Lahan

Seorang pengendara menerobos derasnya arus banjir yang terjadi di Pasar Ahad, Cikole, Lembang, Bandung Barat, Jawa Barat. Warga mengaku baru kali ini banjir menerjang kawasan itu. Warga menuding penyebab banjir lantaran maraknya alih fungsi lahan di kawasan hulu. ist/

trustjabar.com - Warga Kampung Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, mengeluhkan banjir yang kini sering merendam wilayahnya. Padahal, sebelumnya wilayah mereka belum pernah terjadi banjir meski hujan deras turun. Tak hanya merendam rumah, banjir juga meluap ke jalan sehingga mempercepat kerusakan aspal.

Baca Juga : Cuaca Ekstrem, BPBD Cimahi Minta Warga Waspada Bencana Banjir dan Longsor

Seperti pada Senin (29/9/2025) sore, hujan deras mengakibatkan permukiman di wilayah Cikole terendam banjir dengan ketinggian sekitar 40 sentimeter.

"Rumah saya posisinya paling tinggi, kebanjiran juga,” keluh salah seorang warga Cikole RT 05/07, Tanti, Rabu (1/10/2025).

Banjir juga terjadi di sekitar Pasar Ahad, Lembang. Luapan air yang menyerupai aliran sungai menggenangi jalan. Kondisi ini membuat arus lalu lintas dari arah Subang menuju Lembang terganggu. Aspal jalan pun ikut terkikis derasnya air, sehingga menambah kerusakan infrastruktur di wilayah tersebut.

Seorang warga bernama Dani Rajiban (25), dilaporkan terluka parah akibat material batu yang terbawa derasnya arus air.

"Kalau pemerintah tidak tanggap mengatasi banjir seperti ini, kerusakannya bisa lebih parah lagi," ungkap warga Cikole lainnya, Sujud.

Pembangunan Sporadis Jadi Penyebab Banjir di Cikole

Sujud menduga, fenomena banjir ini erat kaitannya dengan semakin maraknya pembangunan kafe, restoran, dan tempat wisata. Selain itu, kata ia, saat ini banyak sekali lokasi camping ground di kawasan hutan resapan Cikole.

Baca Juga : Cuaca Hujan Ekstrem Intai Wilayah Barat Indonesia, BNPB Berikan Warning Antisipasi Bencana

Pembangunan yang massif, kata ia, mengurangi daya serap tanah. Sehingga, lanjut Sujud, ketika hujan deras turun, air langsung meluap ke pemukiman warga Cikole dan terjadi banjir. Alih fungsi lahan di kawasan tersebut menyebabkan air hujan tidak tertampung.

"Air dengan cepat masuk ke rumah sampai menggenangi seluruh ruangan. Saya terpaksa mengangkat barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi untuk menghindari kerusakan," tuturnya.

Ia menyayangkan, hingga kini Pemkab Bandung Barat belum menunjukkan langkah nyata untuk menanggulangi masalah banjir ini, khususnya di Cikole. Padahal kerugian material sangat besar mengingat banjir sudah berulang kali dialami masyarakat.

“Apakah harus menunggu korban jiwa dulu baru pemerintah bergerak? Ini persoalan serius yang bisa mengancam nyawa," tuturnya. (Adi/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Banjir Terjang Cikole Bandung Barat, Warga Tuding Marak Alih Fungsi Lahan

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.
TrustJabar