Polda Jabar akhirnya mengungkap fakta baru terkait motif konten provokatif Adimas Firdaus alias Resbob di akun Youtube.
Kapolda Jabar, Irjen Rudi Setiawan (mengenakan iket kepala) mengungkapkan fakta terbaru terkait motif Adimas Firdaus alias Resbob mengunggah konten provokatif. Foto: Vil/trustjabar
trustjabar.com – Polda Jawa Barat akhirnya mengungkap fakta baru terkait motif konten provokatif Adimas Firdaus alias Resbob di akun Youtube yang kemudian viral di media sosial. Hanya lantaran ingin viral, Resbob melontarkan ujaran kebencian berbau SARA dan memanfaatkan kemarahan publik akan mendatangkan ‘cuan’ dari traffic media sosialnya.
Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Setiawan menegaskan penangkapan kepada Adimas Firdaus alias Resbob ini, merupakan bukti keseriusan polisi. Pihaknya tidak akan memberi ruang sedikitpun bagi siapa saja yang mencoba memecah belah persatuan dengan isu SARA di Tanah Pasundan.
"Pertama-tama saya ingin menyampaikan keprihatinan atas peristiwa ini. Ini tentunya melukai saudara-saudara saya, dulur-dulur semua, masyarakat Jawa Barat khususnya etnis Sunda," ujarnya di Mapolda Jabar, Rabu (17/12/2025).Kasus bermula dari unggahan viral Adimas Firdaus alias Resbob pada 10 Desember 2025. Saat itu, konten yang bersangkutan sangat mencederai perasaan masyarakat Sunda. Postingan tersebut ramai di media sosial dan memicu kemarahan publik.
Melihat kondisi tersebut, Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Barat langsung bergerak melakukan profiling dan melakukan pengejaran terhadap yang bersangkutan."Kita ikuti jejaknya, yang bersangkutan (Adimas Firdaus alias Resbob) ini berpindah-pindah. Kita ikuti sampai ke Jawa Timur, Surabaya. Berpindah kembali ke Jawa Tengah, Semarang, dan akhirnya dua hari yang lalu, kita temukan keberadaannya di Ungaran," ucap Rudi.
Setelah menemukan keberadaan sang youtuber itu, petugas langsung melakukan penangkapan dan membawanya ke Jakarta. Hingga akhirnya polisi membawanya ke Markas Polda Jawa Barat.
Kapolda Jabar itu pun mengungkapkan hasil pemeriksaan sementara kepada Resbob terkait motif konten provokatif itu. Fakta mencengangkan terkuak, jika Resbob membuat konten tersebut hanya demi cuan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, Rudi memaparkan, Adimasi Firdaus alias Resbob ini sengaja membuat konten provokatif agar videonya viral. Resbob paham betul, amarah publik akan mendatangkan traffic yang dapat menghasilkan revenue dan menambah pundi-pundi rupiah baginya.Rudi menekankan kasus ini belum tentu berhenti di Resbob saja. Bahkan kata Rudi, tak menutup kemungkinan adanya potensi tersangka lain dalam kasus tersebut.
"Untuk tersangka-tersangka lainnya (selain Adimas Firdaus alias Resbob), kita akan dalami kembali siapa yang bisa kita jerat hukum. Mungkin ada yang merepost dan segala macam," ujarnya. (Vil/trustjabar.com/R1)
Komentar
0 komentar untuk Fakta Terbaru, Polda Jabar Ungkap Motif Adimas Firdaus alias Resbob Unggah Konten Provokatif
Masuk dulu untuk ikut diskusi
Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.