Senin, 03 Agustus 2026
Breaking News
Daftar Jadi Bakal Calon Ketua PWI Jawa Barat, Tantan Sulthon Berkomitmen Ini! Pegadaian Jabar dan MES Perkuat Sinergi Dorong Inklusi Keuangan Syariah dan UMKM Pegadaian Kanwil Jabar Salurkan 100 Paket Sembako untuk Lansia di Indramayu, Kenalkan Literasi Digital TRING! Lahan Seluas 7,6 Hektare Disiapkan Pemerintah Kabupaten Bandung Untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Kuasa Hukum Kasus YTR di Bandung Minta JPU Perjuangkan Restitusi Korban Partai Golkar Jawa Barat Terus Perkuat Konsolidasi Hingga Akar Rumput HUT Ke-125, Pegadaian Jabar Gelar Khitanan Massal untuk 225 Anak Prasejahtera Tanggapi Respons Komnas Perempuan Soal Kasus YTR di Bandung, Pengacara Korban Minta Hak Restitusi dan Perlindungan Dijamin Jadi Urat Nadi Mobilitas, Warga Nikmati Jalan Beton di Cangkuang-Nagrak-Jatisari Warga Harap CFD di Kabupaten Bandung tak Sekadar Seremonial Daftar Jadi Bakal Calon Ketua PWI Jawa Barat, Tantan Sulthon Berkomitmen Ini! Pegadaian Jabar dan MES Perkuat Sinergi Dorong Inklusi Keuangan Syariah dan UMKM Pegadaian Kanwil Jabar Salurkan 100 Paket Sembako untuk Lansia di Indramayu, Kenalkan Literasi Digital TRING! Lahan Seluas 7,6 Hektare Disiapkan Pemerintah Kabupaten Bandung Untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Kuasa Hukum Kasus YTR di Bandung Minta JPU Perjuangkan Restitusi Korban Partai Golkar Jawa Barat Terus Perkuat Konsolidasi Hingga Akar Rumput HUT Ke-125, Pegadaian Jabar Gelar Khitanan Massal untuk 225 Anak Prasejahtera Tanggapi Respons Komnas Perempuan Soal Kasus YTR di Bandung, Pengacara Korban Minta Hak Restitusi dan Perlindungan Dijamin Jadi Urat Nadi Mobilitas, Warga Nikmati Jalan Beton di Cangkuang-Nagrak-Jatisari Warga Harap CFD di Kabupaten Bandung tak Sekadar Seremonial
Bandung Raya
Daerah
Kesehatan
Penulis: Iman 2025-09-28 11:13:00

Ini Kata Labkesda Jabar Penyebab Keracunan MBG di Bandung Barat

Kepala UPTD Labkesda Dinkes Jabar dr. Ryan Bayusantika Ristandi mengungkapkan beberapa faktor penyebab keracunan MBG siswa di Bandung Barat.

Ini Kata Labkesda Jabar Penyebab Keracunan MBG di Bandung Barat

Ini Kata Labkesda Jabar Penyebab Keracunan MBG di Bandung Barat. (Foto Ilustrasi/Istimewa)

trustjabar.com  – Kepala UPTD Labkesda Dinkes Jabar dr. Ryan Bayusantika Ristandi mengungkapkan beberapa faktor penyebab keracunan MBG pada siswa di Bandung Barat. Salah satunya rentang waktu penyiapan sampai penyajian yang terlalu lama.

"Hal itu bisa jadi penyebab timbulnya bakteri pembusuk yang menimbulkan keracunan dan itu yang kita temukan di sampel makanan MBG," katanya. Sabtu (27/9/2025).

Baca juga:  Bupati Jeje Ritchie Cabut Status KLB Keracunan MBG, 1.241 Pasien Sudah Sembuh

Berdasarkan hasil pemeriksaan sampel di Labkesda Jabar, terdapat bakteri Salmonella dan Bacillus Cereus dari karbohidrat sampel makanan. Keduanya adalah bakteri pembusuk.

“Petugas MBG harus menjaga higienitas makanan. Misalnya pemasak itu harus memakai sarung tangan, mengenakan pakaian yang bersih, harus berada pada suhu di atas 60 derajat atau di bawah 5 derajat. Kalau terjaga di suhu ruangan, itu tidak boleh lebih dari 6 jam," ucap Ryan.

Baca juga: Bupati Jeje Perintahkan Investigasi Dapur MBG Penyebab Siswa Keracunan!

Ryan juga menjelaskan faktor lain yang jadi penyebab keracunan adalah air.  Air harus menjadi perhatian penting saat memasak. Penggunaan air dalam menyiapkan makanan MBG harus benar-benar bersih, tidak boleh tercampur bahan lain atau kotoran. (Iman/trustjabar/R3)

Komentar

0 komentar untuk Ini Kata Labkesda Jabar Penyebab Keracunan MBG di Bandung Barat

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.
TrustJabar