Jumat, 02 Oktober 2026
Breaking News
Antisipasi Transisi Cuaca, Bupati Bandung Instruksikan Camat Siaga dan Perkuat Mitigasi Bencana Hangtuah Jajaki Kabupaten Bandung Jadi Home Base IBL, Bawa Dampak Positif Bagi Atlet Basket dan UMKM Pegadaian Raih 10 Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026 Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas di Aplikasi blu Pegadaian Perluas Layanan Tabungan Emas ke Ekosistem Digital BCA Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Raih Sertifikasi ISO 22301:2019 Resep Penyiar Radio Menjaga Kredibilitas di Udara, Menghibur Tanpa Kebobolan Etika Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang Polda Jabar Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Dugaan Penyekapan YTR ke Kejari Kabupaten Bandung Antisipasi Transisi Cuaca, Bupati Bandung Instruksikan Camat Siaga dan Perkuat Mitigasi Bencana Hangtuah Jajaki Kabupaten Bandung Jadi Home Base IBL, Bawa Dampak Positif Bagi Atlet Basket dan UMKM Pegadaian Raih 10 Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026 Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas di Aplikasi blu Pegadaian Perluas Layanan Tabungan Emas ke Ekosistem Digital BCA Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Raih Sertifikasi ISO 22301:2019 Resep Penyiar Radio Menjaga Kredibilitas di Udara, Menghibur Tanpa Kebobolan Etika Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang Polda Jabar Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Dugaan Penyekapan YTR ke Kejari Kabupaten Bandung
Ekonomi
Daerah
Bandung Raya
Penulis: Cep 2026-03-11 17:12:31

Jawa Barat Miliki Potensi Besar Jadi Pionir Ekonomi Syariah Nasional Bahkan Global

Wakil Gubernur tegaskan Jawa Barat memiliki potensi besar untuk menjadi pionir perkembangan ekonomi syariah nasional hingga global.

Jawa Barat Miliki Potensi Besar Jadi Pionir Ekonomi Syariah Nasional Bahkan Global

Wakil Gubernur Erwan Setiawan menegaskan jika Jawa Barat memiliki potensi besar menjadi pionir ekonomi syariah nasional bahkan global. Foto: istimewa/

trustjabar.com - Wakil Gubernur Erwan Setiawan menegaskan bahwa Jawa Barat memiliki potensi besar untuk menjadi pionir perkembangan ekonomi syariah nasional hingga global.

Baca Juga : Nasabah Pegadaian Raih Emas 124 Gram dari Program Undian Badai Emas

“Jawa Barat ini menjadi pionir untuk perkembangan ekonomi syariah Indonesia dan dunia. Dunia melihat perkembangan ekonomi syariah Indonesia. Dan Indonesia melihat bagaimana perkembangan ekonomi syariah di kita,” kata Erwan.

Menurutnya, potensi ekonomi syariah di Jabar sangat besar, namun pengembangannya membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Dukungan kolaborasi itu mulai dari perbankan, pelaku usaha, UMKM, akademisi hingga pemerintah.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri untuk meningkatkan perekonomian syariah atau industri halal di Jawa Barat tanpa dukungan semua pihak,” ujarnya.

Ia menegaskan, kolaborasi yang kuat dan berkelanjutan harus terus terjaga agar pengembangan ekonomi syariah di Jabar dapat berjalan optimal.

Erwan juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia Perwakilan Jabar yang terus bersinergi dengan Pemprov Jabar mendorong penguatan ekonomi syariah.

Sertifikasi Halal Dorong Pertumbuhan Ekonomi Syariah di Jawa Barat

Menurut Erwan, Kota Bandung memiliki peran penting sebagai pusat industri halal di Jawa Barat. Kota ini dikenal sebagai pusat mode di Indonesia yang juga berkembang dalam sektor fesyen halal.

“Bandung terkenal juga sebagai Paris van Java, pusat mode di Indonesia. Ini menjadi kekuatan bagi kita untuk mengembangkan industri fesyen halal yang lebih besar lagi,” ujarnya.

Pada 2025 lalu, Pemprov Jawa Barat telah menerbitkan sekitar 800 ribu sertifikat halal yang mencakup sekitar 2 juta produk. Pada 2026, pemerintah menargetkan tambahan lebih dari 600 ribu sertifikat halal baru.

Baca Juga : Suntikan Dana Rp200 Triliun dari Pemerintah Bisa Jadi Mesin Baru Pemulihan Ekonomi

“Target tahun 2026 ini ada penambahan lebih dari 600 ribu sertifikat halal. Saat ini sudah sekitar 640 ribuan yang akan kita keluarkan tahun ini,” kata Erwan.

Ia berharap peningkatan sertifikasi halal tersebut dapat mendorong pertumbuhan ekonomi syariah dan memperkuat ekosistem industri halal di Jawa Barat. Erwan juga menekankan pentingnya percepatan sertifikasi halal terutama di daerah wisata agar wisatawan muslim merasa lebih nyaman.

“Kami tidak hanya mengimbau, tetapi mewajibkan di setiap daerah, terutama daerah wisata di Jawa Barat. Produk makanan maupun layanan lainnya sudah tersertifikasi halal. Sehingga masyarakat, khususnya umat muslim yang datang ke Jawa Barat tidak ragu lagi untuk berbelanja,” ujarnya.

Ia menambahkan, Jawa Barat tidak boleh tertinggal dari negara lain yang justru mayoritas penduduknya bukan muslim namun sudah mengembangkan industri halal.

“Sekarang negara yang minoritas muslim seperti Korea, China, Jepang saja sudah menyediakan layanan halal. Kita jangan sampai kalah. Jawa Barat harus menjadi pusat pengembangan ekonomi syariah dan industri halal,” katanya. (cep/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Jawa Barat Miliki Potensi Besar Jadi Pionir Ekonomi Syariah Nasional Bahkan Global

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.
TrustJabar