Jumat, 02 Oktober 2026
Breaking News
Antisipasi Transisi Cuaca, Bupati Bandung Instruksikan Camat Siaga dan Perkuat Mitigasi Bencana Hangtuah Jajaki Kabupaten Bandung Jadi Home Base IBL, Bawa Dampak Positif Bagi Atlet Basket dan UMKM Pegadaian Raih 10 Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026 Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas di Aplikasi blu Pegadaian Perluas Layanan Tabungan Emas ke Ekosistem Digital BCA Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Raih Sertifikasi ISO 22301:2019 Resep Penyiar Radio Menjaga Kredibilitas di Udara, Menghibur Tanpa Kebobolan Etika Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang Polda Jabar Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Dugaan Penyekapan YTR ke Kejari Kabupaten Bandung Antisipasi Transisi Cuaca, Bupati Bandung Instruksikan Camat Siaga dan Perkuat Mitigasi Bencana Hangtuah Jajaki Kabupaten Bandung Jadi Home Base IBL, Bawa Dampak Positif Bagi Atlet Basket dan UMKM Pegadaian Raih 10 Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026 Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas di Aplikasi blu Pegadaian Perluas Layanan Tabungan Emas ke Ekosistem Digital BCA Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Raih Sertifikasi ISO 22301:2019 Resep Penyiar Radio Menjaga Kredibilitas di Udara, Menghibur Tanpa Kebobolan Etika Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang Polda Jabar Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Dugaan Penyekapan YTR ke Kejari Kabupaten Bandung
Daerah
Bandung Raya
Penulis: Cep 2025-08-28 20:24:54

Kebijakan Larangan Study Tour, DPRD Jawa Barat Siap Tindak Lanjuti Keluhan Pekerja Pelaku Pariwisata

DPRD Jawa Barat mengaku siap menindaklanjuti keluhan pekerja pelaku pariwisata yang mengklaim terdampak kebijakan larangan study tour.

Kebijakan Larangan Study Tour, DPRD Jawa Barat Siap Tindak Lanjuti Keluhan Pekerja Pelaku Pariwisata

Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono. Terkait adanya kebijakan larangan study tour yang berdampak pada sektor pariwisata, DPRD Jawa Barat siap menindaklanjuti keluhan pekerja pelaku pariwisata. Foto: ist/

trustjabar.com – DPRD Jawa Barat mengaku siap menindaklanjuti keluhan Serikat Pekerja Pelaku Pariwisata Jawa Barat (SP3JB) yang mengklaim terdampak kebijakan gubernur. DPRD meminta, SP3JB menyertakan bukti faktual mengenai dampak aturan tersebut yang mengakibatkan ribuan orang terkena PHK.

Baca Juga : Gegara Kebijakan Gubernur Jawa Barat Larang Study Tour, Ribuan Orang Nganggur!

Sebelumnya, Ketua SP3JB Herdis Subarja dalam keterangan resminya menyebut, pelaku pariwisata kini terkapar atas kebijakan larangan study tour oleh gubernur. Hal itu buntut dari adanya kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi soal larangan study tour itu. Akibatnya, ribuan pekerja pariwisata kini kehilangan pekerjaannya. “Sepinya pesanan segmen layanan kepariwisataan dan wisata edukasi sekolah di Jawa Barat, berdampak pada pelaku pariwisata. Gegara kebijakan larangan study tour berpengaruh pada usaha penginapan, UMKM, sektor pariwisata lainnya di Jawa Barat,” tuturnya, kemarin.

Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Ono Surono menjelaskan, surat edaran itu memang menjadi kewenangan gubernur. Tujuan surat edaran itu agar orang tua siswa tidak terbebani dengan berbagai macam kegiatan di luar sekolah. Namun di sisi lain, aturan itu memberi dampak kepada pelaku pariwisata yang menjadi korban dari sisi ekonomi karena sepinya pesanan.

“Saya berharap agar temen-temen pekerja pariwisata, bisa menyampaikan data faktual terlebih dahulu berapa kerugiannya (dari kebijakan larangan study tour). Bisa dari data berapa perusahaan bus yang terpaksa menjual busnya akibat kebijakan itu. Kemudian soal dampak pekerja yang terkena PHK. Termasuk penurunan okupansi hotel dan lainnya,” ungkap Ono.

DPRD Jawa Barat Bakal Gelar Audiensi dengan Pelaku Pariwisata

Dengan data faktual itu, kata Ono, DPRD bisa merespon apa yang menjadi kekhawatiran para pelaku pariwisata. Bahkan, bisa mendiskusikannya dengan dinas pariwisata atau juga bisa langsung dengan Gubernur Jawa Barat.

Baca Juga : HUT ke-80 RI, Dedi Mulyadi Soroti Masih Adanya Anak Putus Sekolah

Ia pun berencana bakal menggelar audiensi dengan para pelaku pariwisata dengan DPRD Jawa Barat. Saat ini, Ketua DPRD Jawa Barat sudah menerima surat permohonan audiensi itu.

Terkait desakan SP3JB soal pemakzulan Dedi Mulyadi sebagai Gubernur Jawa Barat, Ono menilai hal itu tidak bisa serta-merta. Ia melihat, pihaknya tidak menemukan kesalahan yang dilakukan gubernur dengan menerbitkan surat edaran itu.

Ia menyarankan agar pelaku pariwisata Jawa Barat menyampaikan kondisi nyata. Sebab ia menilai antara SP3JB dengan gubernur ada persepsi yang berbeda. SP3JB menganggap adanya surat edaran itu membuat para pelaku pariwisata merugi. Sedangkan dari persepsi gubernur, tidak ingin memberatkan orang tua. (ecp/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Kebijakan Larangan Study Tour, DPRD Jawa Barat Siap Tindak Lanjuti Keluhan Pekerja Pelaku Pariwisata

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.
TrustJabar