Jumat, 02 Oktober 2026
Breaking News
Antisipasi Transisi Cuaca, Bupati Bandung Instruksikan Camat Siaga dan Perkuat Mitigasi Bencana Hangtuah Jajaki Kabupaten Bandung Jadi Home Base IBL, Bawa Dampak Positif Bagi Atlet Basket dan UMKM Pegadaian Raih 10 Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026 Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas di Aplikasi blu Pegadaian Perluas Layanan Tabungan Emas ke Ekosistem Digital BCA Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Raih Sertifikasi ISO 22301:2019 Resep Penyiar Radio Menjaga Kredibilitas di Udara, Menghibur Tanpa Kebobolan Etika Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang Polda Jabar Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Dugaan Penyekapan YTR ke Kejari Kabupaten Bandung Antisipasi Transisi Cuaca, Bupati Bandung Instruksikan Camat Siaga dan Perkuat Mitigasi Bencana Hangtuah Jajaki Kabupaten Bandung Jadi Home Base IBL, Bawa Dampak Positif Bagi Atlet Basket dan UMKM Pegadaian Raih 10 Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026 Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas di Aplikasi blu Pegadaian Perluas Layanan Tabungan Emas ke Ekosistem Digital BCA Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Raih Sertifikasi ISO 22301:2019 Resep Penyiar Radio Menjaga Kredibilitas di Udara, Menghibur Tanpa Kebobolan Etika Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang Polda Jabar Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Dugaan Penyekapan YTR ke Kejari Kabupaten Bandung
Daerah
Bandung Raya
Kesehatan
Penulis: Adi 2025-09-24 17:56:54

Keracunan Massal MBG di Cipongkor Bandung Barat Kembali Terjadi!

Keracunan massal program MBG kembali terjadi di Kecamatan Cipongkor, Bandung Barat, Jawa Barat. Ratusan siswa alami mual hingga kejang.

Keracunan Massal MBG di Cipongkor Bandung Barat Kembali Terjadi!

Keracunan massal program MBG kembali terjadi di Kecamatan Cipongkor, Bandung Barat, Jawa Barat. Ratusan siswa alami mual hingga kejang. Foto: Adi/trustjabar

trustjabar.com - Kasus keracunan massal yang diduga dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), kembali terjadi di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Pada Rabu (24/9/2025), jumlah korban keracunan lebih banyak daripada sebelumnya, Selasa (23/9/2025).

Baca Juga : Ratusan Pelajar Bandung Barat Alami Keracunan Massal Menu MBG, Dinas Kesehatan Lakukan Uji Sampel

Sebelumnya, jumlah korban keracunan makanan program MBG terjadi di Desa Sirnagalih, Cipongkor, sebanyak 393 siswa. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cipari, menjadi penyuplai makanan untuk siswa di Desa Sirnagalih.

Sedangkan kali ini, keracunan massal MBG menimpa siswa di Desa Sarinagen, Cipongkor. Penyuplai makanan MBG di desa ini yakni SPPG Pasirsaji. Adapun siswa yang mengalami keracunan yakni di SMK Karya Perjuangan, MTs dan MA Syarif Hidayatullah, Cipongkor. Sementara di Kecamatan Cihampelas, Bandung Barat, keracunan terjadi di SMK Negeri 1 Cihampelas.

Para korban keracunan makanan menu MBG di Kecamatan Cipongkor ini menjalani perawatan medis di beberapa fasilitas kesehatan. Di antaranya di Puskesmas Citalem, RSUD Cililin, dan Posko Kesehatan GOR Kecamatan Cipongkor.

Sebagai informasi, sebelum datangnya korban keracunan makanan menu MBG pelajar dari Desa Sarinagen, posko kesehatan Kecamatan Cipongkor sudah penuh sesak. Sebab, di posko ini juga turut melayani siswa keracunan makanan yang berasal dari Desa Sirnagalih.

Keracunan Massal MBG di Cipongkor dari Dapur SPPG Berbeda

Plt Kadisdik Bandung Barat Dadang A Supardan mengungkap, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan dinas kesehatan terkait kejadian luar biasa ini.

"Hasil monitoring dan laporan sementara korban keracunan lumayan banyak. Kami masih koordinasi dengan dinas kesehatan untuk penanganannya," kata Dadang.

Baca Juga : Kasus Keracunan Menu MBG di Bandung Barat Menyeruak, Benarkah Akibat Lemahnya Pengawasan?

Dadang mengaku, pihaknya belum mengetahui jumlah pasti korban keracunan makanan MBG di Cipongkor hari ini. Namun yang pasti, kata ia, para siswa mengeluhkan berbagai gejala seperti pusing, mual, hingga kejang-kejang setelah menyantap menu MBG.

Siswa yang mengalami keracunan massal MBG kali ini bersumber dari satu SPPG di wilayah Cipongkor. Namun bukan SPPG sebelumnya yang sudah ditutup sementara Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail.

"Jadi ini pasokan makanannya dari dapur SPPG yang berbeda dengan lokus dan sekolah yang berbeda dari yang kemarin. Informasinya ada siswa MI, SD, Mts dan MA, serta SMK," tutur Dadang. (Adi/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Keracunan Massal MBG di Cipongkor Bandung Barat Kembali Terjadi!

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.
TrustJabar