Senin, 03 Agustus 2026
Breaking News
Daftar Jadi Bakal Calon Ketua PWI Jawa Barat, Tantan Sulthon Berkomitmen Ini! Pegadaian Jabar dan MES Perkuat Sinergi Dorong Inklusi Keuangan Syariah dan UMKM Pegadaian Kanwil Jabar Salurkan 100 Paket Sembako untuk Lansia di Indramayu, Kenalkan Literasi Digital TRING! Lahan Seluas 7,6 Hektare Disiapkan Pemerintah Kabupaten Bandung Untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Kuasa Hukum Kasus YTR di Bandung Minta JPU Perjuangkan Restitusi Korban Partai Golkar Jawa Barat Terus Perkuat Konsolidasi Hingga Akar Rumput HUT Ke-125, Pegadaian Jabar Gelar Khitanan Massal untuk 225 Anak Prasejahtera Tanggapi Respons Komnas Perempuan Soal Kasus YTR di Bandung, Pengacara Korban Minta Hak Restitusi dan Perlindungan Dijamin Jadi Urat Nadi Mobilitas, Warga Nikmati Jalan Beton di Cangkuang-Nagrak-Jatisari Warga Harap CFD di Kabupaten Bandung tak Sekadar Seremonial Daftar Jadi Bakal Calon Ketua PWI Jawa Barat, Tantan Sulthon Berkomitmen Ini! Pegadaian Jabar dan MES Perkuat Sinergi Dorong Inklusi Keuangan Syariah dan UMKM Pegadaian Kanwil Jabar Salurkan 100 Paket Sembako untuk Lansia di Indramayu, Kenalkan Literasi Digital TRING! Lahan Seluas 7,6 Hektare Disiapkan Pemerintah Kabupaten Bandung Untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Kuasa Hukum Kasus YTR di Bandung Minta JPU Perjuangkan Restitusi Korban Partai Golkar Jawa Barat Terus Perkuat Konsolidasi Hingga Akar Rumput HUT Ke-125, Pegadaian Jabar Gelar Khitanan Massal untuk 225 Anak Prasejahtera Tanggapi Respons Komnas Perempuan Soal Kasus YTR di Bandung, Pengacara Korban Minta Hak Restitusi dan Perlindungan Dijamin Jadi Urat Nadi Mobilitas, Warga Nikmati Jalan Beton di Cangkuang-Nagrak-Jatisari Warga Harap CFD di Kabupaten Bandung tak Sekadar Seremonial
Ekonomi
Bandung Raya
Penulis: Ghani 2025-09-27 07:30:49

Kisah Daffa, Siswa SMP di Bandung yang Jadi Pahlawan Keselamatan Kereta Api

Di usianya yang masih belia, Nur Daffa Pratama sudah membuktikan bahwa keselamatan kereta api bukan hanya milik petugas saja. .

Kisah Daffa, Siswa SMP di Bandung yang Jadi Pahlawan Keselamatan Kereta Api

Nur Daffa Pratama (kiri) mendapat penghargaan dari PR KAI (Persero) Daop 2 Bandung, atas aksinya menjaga keselamatan kereta api, Jumat (26/9/2025).

trustjabar.com - Di usianya yang masih belia, Nur Daffa Pratama sudah membuktikan bahwa keselamatan kereta api bukan hanya milik petugas saja. .

Siswa SMP asal Bandung , Jawa Barat ini bukan hanya seorang penggemar kereta api atau railfans muda. Tetapi dia juga baru saja menorehkan kisah inspiratif yang membuat banyak orang kagum.

Sejak kecil, Daffa memiliki kegemaran mengamati kereta api. Setiap kali ada waktu luang, ia senang berada di dekat jalur rel untuk melihat rangkaian lokomotif melintas.

Baca Juga: Nyaris 100 Persen, Kereta Api Berangkat Tepat Waktu Sepanjang 2025

“Bagi saya, suara kereta itu bikin semangat,” ungkap Daffa dengan senyum polosnya, Jumat (26/9/2025).

Namun hobinya itu bukan sekadar mengagumi. Dari kebiasaannya memperhatikan, Daffa belajar memahami seluk-beluk perkeretaapian. Dia paham betul mulai dari jadwal keberangkatan, aturan keselamatan, hingga tanda-tanda potensi gangguan di jalur rel. Pengetahuan sederhana inilah yang kemudian menjadikannya sigap ketika melihat sesuatu yang tidak beres di jalur KA.

Belum lama ini, Daffa menjadi anak yang muda yang peduli keselamatan kereta api. Dia melaporkan kondisi yang berpotensi mengganggu perjalanan kereta api. Tindakan heroik itu ternyata berdampak besar: perjalanan kereta api tetap aman, gangguan dapat dicegah, dan ratusan penumpang bisa tiba dengan selamat di tempat tujuan.

Aksi heroik mendapat perhatian PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung. Executive Vice President (EVP) Daop 2 Bandung, Dicky Eka Priandana, secara langsung memberikan penghargaan kepada Daffa sebagai bentuk apresiasi.

“Hobi yang memadukan dengan kepedulian bisa membawa perubahan nyata. Apa yang Daffa lakukan menjadi teladan bagi kita semua,” ujarnya.

Keselamatan Kereta Api Tanggung Jawa Bersama

Sementara itu, Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyebut tindakan Daffa membuktikan bahwa keselamatan transportasi bukan hanya tugas KAI semata, melainkan tanggung jawab bersama.

“Anak seusia Daffa sudah menunjukkan kepedulian luar biasa. Semoga semakin banyak generasi muda yang meneladani sikap seperti ini,” katanya.

Meski mendapat penghargaan, Daffa tetap rendah hati. Baginya, tindakan itu lahir dari kecintaannya terhadap dunia kereta api. “Saya hanya ingin kereta tetap aman. Kalau ada masalah di rel, bisa berbahaya untuk semua orang,” ucapnya singkat.

Baca Juga: 360 Warga Manonjaya Dapat Layanan Kesehatan Gratis

Kisah Daffa menjadi inspirasi bahwa kepedulian kecil bisa berdampak besar. Dari sekadar hobi melihat kereta api, ia menjelma sebagai pahlawan muda yang turut menjaga keselamatan transportasi publik.

Lebih dari itu, cerita Daffa adalah bukti bahwa generasi muda bisa berperan penting dalam membangun budaya peduli dan bertanggung jawab. Dengan hati yang tulus dan cinta yang sederhana, ia telah mengajarkan makna nyata keselamatan kereta api milik bersama . (Ghani Rahmat/trustjabar/R3)

Komentar

0 komentar untuk Kisah Daffa, Siswa SMP di Bandung yang Jadi Pahlawan Keselamatan Kereta Api

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.
TrustJabar