Jumat, 02 Oktober 2026
Breaking News
Antisipasi Transisi Cuaca, Bupati Bandung Instruksikan Camat Siaga dan Perkuat Mitigasi Bencana Hangtuah Jajaki Kabupaten Bandung Jadi Home Base IBL, Bawa Dampak Positif Bagi Atlet Basket dan UMKM Pegadaian Raih 10 Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026 Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas di Aplikasi blu Pegadaian Perluas Layanan Tabungan Emas ke Ekosistem Digital BCA Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Raih Sertifikasi ISO 22301:2019 Resep Penyiar Radio Menjaga Kredibilitas di Udara, Menghibur Tanpa Kebobolan Etika Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang Polda Jabar Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Dugaan Penyekapan YTR ke Kejari Kabupaten Bandung Antisipasi Transisi Cuaca, Bupati Bandung Instruksikan Camat Siaga dan Perkuat Mitigasi Bencana Hangtuah Jajaki Kabupaten Bandung Jadi Home Base IBL, Bawa Dampak Positif Bagi Atlet Basket dan UMKM Pegadaian Raih 10 Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026 Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas di Aplikasi blu Pegadaian Perluas Layanan Tabungan Emas ke Ekosistem Digital BCA Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Raih Sertifikasi ISO 22301:2019 Resep Penyiar Radio Menjaga Kredibilitas di Udara, Menghibur Tanpa Kebobolan Etika Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang Polda Jabar Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Dugaan Penyekapan YTR ke Kejari Kabupaten Bandung
Daerah
Bandung Raya
Hukum dan Kriminal
Penulis: Cep 2025-10-13 19:15:49

Massa Geruduk Kejati Jawa Barat, Aksi Teatrikal Warnai Unjuk Rasa Gabungan Aktivis Bandung Barat

Gabungan massa unjuk rasa menggeruduk Kejati Jawa Barat mendesak kejaksaan segera turun tangan menyikapi dugaan korupsi di Bandung Barat.

Massa Geruduk Kejati Jawa Barat, Aksi Teatrikal Warnai Unjuk Rasa Gabungan Aktivis Bandung Barat

Massa unjuk rasa menggeruduk Gedung Kejati Jawa Barat mendesak kejaksaan segera mengusut tuntas dugaan tindakan melawan hukum yang dilakukan oknum pejabat pemerintah dan anggota DPRD di Bandung Barat. Foto: trustjabar/

trustjabar.com – Massa unjuk rasa dari Koalisi Rakyat Bandung Barat (KRBB) dan Aliansi Aktivis Anti Korupsi serta masyarakat, menggeruduk Gedung Kejati Jawa Barat. Mereka menuntut Kejati mengusut tuntas dugaan praktik korupsi, jual beli proyek APBD, dan mafia jabatan di Pemkab Bandung Barat.

Baca Juga : Bupati Jeje akan Ganti Pejabat Bandung Barat yang Terbukti Langgar Aturan dan Korupsi

Selain membentangkan spanduk dan berorasi, dalam aksi unjuk rasa di Kejati Jawa Barat itu, massa juga sempat menampilkan aksi teatrikal. Menurut pendemo, aksi teatrikal itu mengusung tema kondisi rakyat yang tertindas akibat kesewenang-wenangan oknum pejabat dan kondisi korupsi dan nepotisme. Tulisan spanduk bertuliskan ‘Bongkar Pokir Siluman! Jual Beli Proyek? Hukum DPRD Nakal Sekarang!’  turut menarik perhatian publik.

Dari pantauan di lokasi, massa unjuk rasa tampak berbaris di depan Kejati Jawa Barat. Ada juga massa aksi yang meneriakan yel-yel agar Kejati segera mengusut tuntas dugaan tindakan melawan hukum di Bandung Barat. Sebuah mobil komando lengkap dengan pengeras suara, menjadi panggung demokrasi aktivis menyuarakan keresahan terkait kondisi di Bandung Barat. Bahkan, mobil komando itu juga menjadi pusat orasi para aktivis.

Koordinator aksi, Agus Satria di sela unjuk rasa itu menuturkan, tuntutan yang mereka sampaikan merupakan bentuk keprihatinan atas situasi di Bandung Barat. Terutama mengenai adanya penyalahgunaan wewenang yang melibatkan oknum pejabat dan anggota DPRD Bandung Barat.

“Kami mendesak agar pihak kejaksaan segera mengusut tuntas dugaan tindakan melawan hukum yang terjadi di Bandung Barat,” ungkapnya, Senin (13/10/2025).

Unjuk rasa di Kejati Jawa Barat itu berlangsung damai dengan pengawalan dan pengamanan ketat dari kepolisian.

Barisan massa unjuk rasa yang membawa spanduk putih bertuliskan ‘Bongkar Pokir Siluman’, menyita perhatian sejumlah awak media yang meliput aksi.

Gelar Unjuk Rasa di Kejati Jawa Barat, Massa Aksi Sampaikan Tuntutan

Dalam pernyataan sikapnya, massa aksi menyebut adanya dugaan praktik maladministrasi, penyalahgunaan wewenang, dan praktik jual-beli jabatan. Dengan temuan tersebut, massa aksi menyebut tindakan melawan hukum itu sudah mencederai marwah good governance.

“Kami tidak menginginkan birokrasi dikuasai mafia politik. Kejati harus segera turun tangan mengusut tuntas dugaan tindakan melawan hukum yang terjadi di Bandung Barat,” ungkap Agus.

Baca Juga : Proses Rotasi Mutasi Pejabat di Bandung Barat Diduga Sarat Muatan Politis

Sebelumnya, menanggapi gelombang tekanan publik yang begitu deras, Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail pun buka suara. Jeje menegaskan, pihaknya akan menindak tegas anak buahnya tanpa pandang bulu jika terbukti melakukan tindakan tercela.

Setelah menyampaikan tuntutannya, massa unjuk rasa dari gabungan para aktivis Bandung Barat itu pun mulai meninggalkan Gedung Kejati Jawa Barat. Namun massa aksi juga mengaku akan terus mengawal penegakan hukum terkait kondisi birokrasi di Bandung Barat ini. (ecp/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Massa Geruduk Kejati Jawa Barat, Aksi Teatrikal Warnai Unjuk Rasa Gabungan Aktivis Bandung Barat

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.
TrustJabar