Jumat, 02 Oktober 2026
Breaking News
Antisipasi Transisi Cuaca, Bupati Bandung Instruksikan Camat Siaga dan Perkuat Mitigasi Bencana Hangtuah Jajaki Kabupaten Bandung Jadi Home Base IBL, Bawa Dampak Positif Bagi Atlet Basket dan UMKM Pegadaian Raih 10 Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026 Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas di Aplikasi blu Pegadaian Perluas Layanan Tabungan Emas ke Ekosistem Digital BCA Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Raih Sertifikasi ISO 22301:2019 Resep Penyiar Radio Menjaga Kredibilitas di Udara, Menghibur Tanpa Kebobolan Etika Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang Polda Jabar Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Dugaan Penyekapan YTR ke Kejari Kabupaten Bandung Antisipasi Transisi Cuaca, Bupati Bandung Instruksikan Camat Siaga dan Perkuat Mitigasi Bencana Hangtuah Jajaki Kabupaten Bandung Jadi Home Base IBL, Bawa Dampak Positif Bagi Atlet Basket dan UMKM Pegadaian Raih 10 Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026 Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas di Aplikasi blu Pegadaian Perluas Layanan Tabungan Emas ke Ekosistem Digital BCA Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Raih Sertifikasi ISO 22301:2019 Resep Penyiar Radio Menjaga Kredibilitas di Udara, Menghibur Tanpa Kebobolan Etika Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang Polda Jabar Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Dugaan Penyekapan YTR ke Kejari Kabupaten Bandung
Bandung Raya
Daerah
Penulis: Denny 2025-08-04 15:05:00

Pejalan Kaki Tertemper KRL di Bandung, Diduga Menerobos Pintu Perlintasan

Seorang pria berumur 30 tahun meninggal tertemper Kereta Api Commuter Line ( KRL ) di perlintasan sebidang Jalan Braga, Bandung, Jawa Barat.

Pejalan Kaki Tertemper KRL di Bandung, Diduga Menerobos Pintu Perlintasan

Petugas dari PMI Kota Bandung, Jawa Barat, mengevakuasi jasad seorang pejalan kaki yang tertemper KRL di Bandung. Diduga pria tersebut sengaja menerobos pintu perlintasan KRL. Foto: R Denny/trustjabar

trustjabar.com - Seorang pria berumur 30 tahun meninggal di lokasi kejadian setelah tertemper Kereta Api Commuter Line ( KRL ) di perlintasan sebidang Jalan Braga, Kota Bandung, Jawa Barat. Kejadian tersebut terjadi pada Senin (4/8/2025) dan sontak membuat geger warga.

Operator ATCS Dinas Perhubungan Kota Bandung, Abdullah Putra Gandahara menjelaskan terkait insiden yang menewaskan seorang pria tersebut. Ia menjelaskan, kejadian itu terjadi sekitar pukul 11.15 WIB. 

Kuat dugaan, pria itu sengaja menerobos palang pintu perlintasan sebidang di Jalan Braga. Sebab, saat KRL 383 rute Cicalengka - Padalarang melintas, palang pintu perlintasan sebidang di Jalan Braga dalam kondisi tertutup.

Baca Juga : Wali Kota Bandung Farhan Bakal Libatkan OPD Tindaklanjuti Data CKG Sekolah

"Kurang lebih pukul 11.15 WIB, kami menerima informasi ada orang yang diduga menerobos pintu perlintasan yang sudah menutup," kata Abdullah.

Kemudian, kata Abdullah, petugas Inafis Polrestabes Bandung dan PMI Kota Bandung sudah mengevakuasi jasad pria yang tertemper KRL di perlintasan sebidang di Jalan Braga. "Polrestabes Bandung dan PMI Kota Bandung sudah menangani," ucapnya.

Terpisah, Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo membenarkan adanya kejadian pejalan kaki yang tertemper KRL 283 di KM 155+8/9. Pejalan kaki itu berinisial RRY yang merupakan warga Desa Kedungjaya, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon.

"Betul KA 383 commuter line telah menemper seorang pria di perlintasan sebidang Jalan Braga," ucapnya. Kuswardojo berujar, petugas telah membawa penerobos pintu perlintasan KRL itu ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. (R.Denny/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Pejalan Kaki Tertemper KRL di Bandung, Diduga Menerobos Pintu Perlintasan

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.
TrustJabar