Selasa, 02 Juni 2026
Breaking News
Tesla Kembali Rebut Posisi Puncak Kendaraan Listrik Global, Pangsa Pasar BYD Menukik Lebih dari Sekadar Pemanis Wajah, Mengungkap Fakta Unik dan Keajaiban Sensorik di Balik Kumis Kucing Pemkab Bandung Sudah Punya Perda Pesantren Namun Masih Gamang, Bupati Beberkan Alasannya Vintage Market Vol 5 Sajikan Barang Langka Bernilai Tinggi Pegadaian Jabar Salurkan 355 Paket Daging Kurban untuk Warga FK3I Anggap Rencana Pembangunan PLTP Gunung Gede Pangrango Berpotensi Rusak Keanekaragaman Hayati Bupati Bandung Anggap Penanganan Sedimentasi Dukung Efektivitas Pengendalian Banjir Sungai Citarum Gubernur Jawa Barat ‘Ngamumule’ Seni dan Budaya, Bupati Bandung Klaim Lakukan Hal Serupa Peringatan Bagi Kepala Sekolah di Jawa Barat, Gubernur Bakal Copot Jabatan Jika Lakukan Ini! Raih Prestasi Gemilang, Akankah Rencana Pembangunan Museum Persib Bandung Terwujud? Tesla Kembali Rebut Posisi Puncak Kendaraan Listrik Global, Pangsa Pasar BYD Menukik Lebih dari Sekadar Pemanis Wajah, Mengungkap Fakta Unik dan Keajaiban Sensorik di Balik Kumis Kucing Pemkab Bandung Sudah Punya Perda Pesantren Namun Masih Gamang, Bupati Beberkan Alasannya Vintage Market Vol 5 Sajikan Barang Langka Bernilai Tinggi Pegadaian Jabar Salurkan 355 Paket Daging Kurban untuk Warga FK3I Anggap Rencana Pembangunan PLTP Gunung Gede Pangrango Berpotensi Rusak Keanekaragaman Hayati Bupati Bandung Anggap Penanganan Sedimentasi Dukung Efektivitas Pengendalian Banjir Sungai Citarum Gubernur Jawa Barat ‘Ngamumule’ Seni dan Budaya, Bupati Bandung Klaim Lakukan Hal Serupa Peringatan Bagi Kepala Sekolah di Jawa Barat, Gubernur Bakal Copot Jabatan Jika Lakukan Ini! Raih Prestasi Gemilang, Akankah Rencana Pembangunan Museum Persib Bandung Terwujud?
Bandung Raya
Komunitas
Wisata dan Budaya
Penulis: Denny 2025-08-17 16:54:00

Tradisi Barongsai Meriahkan Pesta Rakyat HUT RI Ke-80 di Sekeloa, Kota Bandung

Tradisi barongsai menyemarakan suasana HUT kemerdekaan RI ke-80 di kawasan Sekeloa, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Minggu (17/8/2025).

Tradisi Barongsai Meriahkan Pesta Rakyat HUT RI Ke-80  di Sekeloa, Kota Bandung

Tradisi Barongsai Meriahkan Pesta Rakyat HUT RI Ke-80 di Sekeloa, Kota Bandung

trustjabar.com – Tradisi barongsai menyemarakan suasana HUT kemerdekaan RI ke-80 di kawasan Sekeloa, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Minggu (17/8/2025). Jalanan yang biasanya padat kendaraan berubah menjadi lautan manusia. Ribuan warga dari berbagai penjuru tumpah ruah, memenuhi setiap sudut jalan untuk menyaksikan pesta rakyat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia.

Walau berdesakan, warga Sekeloa tetap larut dalam keceriaan. Sorak-sorai, tepuk tangan, hingga gelak tawa berpadu dengan dentuman musik tradisional, tabuhan drum, dan atraksi kesenian tradisi yang memukau.

Baca Juga: Mengenal Kuliner Tradisional Khas Jawa Barat! Tantangan dan Upaya Pelestariannya

Berbagai penampilan kesenian tradisional turut meramaikan perayaan ini, mulai dari tarian khas Sunda, musik tradisional, karnaval budaya, hingga atraksi yang paling popular: Barongsai.

Barongsai, Warisan Budaya Sekeloa

Bagi warga Sekeloa, barongsai bukan sekadar hiburan. Ia telah menjadi tradisi turun-temurun sejak zaman kakek-nenek mereka. Hal itu diakui oleh Dede (65), warga Sekeloa yang selalu antusias menanti atraksi barongsai setiap Agustus.

“Di sini, tradisi barongsai setiap bulan Agustus menjadi warisan yang turun-temurun sejak zaman kakek-nenek hingga kini. Hampir setiap RT memiliki barongsai dan pemainnya banyak anak-anak muda. Inilah warisan budaya yang terus kami jaga,” ujarnya penuh semangat kepada trustjabar.com.

Dede menambahkan, setiap perayaan 17 Agustus, wilayah Sekeloa selalu meriah dengan iring-iringan barongsai yang menghidupkan suasana. Semangat anak-anak muda dalam memainkan barongsai menjadi simbol kebersamaan sekaligus rasa cinta pada budaya lokal.

Kemeriahan tidak hanya datang dari warga Sekeloa. Warga dari Sukasari, Lapang Desa, Haurpancuh, dan Haurmekar ikut juga iring-iringan pesta rakyat ini. Seluruhnya berkoordinasi melalui ketua RT/RW serta panitia HUT RI masing-masing.

Arak-arakan mulai berlangsung pukul 11.00 WIB, menempuh perjalanan sekitar 5 kilometer. Rombongan kemudian berakhir di wilayah RT masing-masing sebagai titik kumpul. Perayaan ini menjadi bukti bahwa kemerdekaan bukan hanya diperingati melalui upacara, tetapi juga melalui ekspresi budaya yang mempersatukan warga.

Barongsai Sekeloa pun menunjukkan bahwa menjaga tradisi turun-temurun dapat menjadi perekat kebersamaan sekaligus warna unik dalam semarak kemerdekaan di Kota Bandung. (Denny/trustjabar/R3)

Komentar

0 komentar untuk Tradisi Barongsai Meriahkan Pesta Rakyat HUT RI Ke-80 di Sekeloa, Kota Bandung

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.
TrustJabar