Senin, 03 Agustus 2026
Breaking News
Daftar Jadi Bakal Calon Ketua PWI Jawa Barat, Tantan Sulthon Berkomitmen Ini! Pegadaian Jabar dan MES Perkuat Sinergi Dorong Inklusi Keuangan Syariah dan UMKM Pegadaian Kanwil Jabar Salurkan 100 Paket Sembako untuk Lansia di Indramayu, Kenalkan Literasi Digital TRING! Lahan Seluas 7,6 Hektare Disiapkan Pemerintah Kabupaten Bandung Untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Kuasa Hukum Kasus YTR di Bandung Minta JPU Perjuangkan Restitusi Korban Partai Golkar Jawa Barat Terus Perkuat Konsolidasi Hingga Akar Rumput HUT Ke-125, Pegadaian Jabar Gelar Khitanan Massal untuk 225 Anak Prasejahtera Tanggapi Respons Komnas Perempuan Soal Kasus YTR di Bandung, Pengacara Korban Minta Hak Restitusi dan Perlindungan Dijamin Jadi Urat Nadi Mobilitas, Warga Nikmati Jalan Beton di Cangkuang-Nagrak-Jatisari Warga Harap CFD di Kabupaten Bandung tak Sekadar Seremonial Daftar Jadi Bakal Calon Ketua PWI Jawa Barat, Tantan Sulthon Berkomitmen Ini! Pegadaian Jabar dan MES Perkuat Sinergi Dorong Inklusi Keuangan Syariah dan UMKM Pegadaian Kanwil Jabar Salurkan 100 Paket Sembako untuk Lansia di Indramayu, Kenalkan Literasi Digital TRING! Lahan Seluas 7,6 Hektare Disiapkan Pemerintah Kabupaten Bandung Untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Kuasa Hukum Kasus YTR di Bandung Minta JPU Perjuangkan Restitusi Korban Partai Golkar Jawa Barat Terus Perkuat Konsolidasi Hingga Akar Rumput HUT Ke-125, Pegadaian Jabar Gelar Khitanan Massal untuk 225 Anak Prasejahtera Tanggapi Respons Komnas Perempuan Soal Kasus YTR di Bandung, Pengacara Korban Minta Hak Restitusi dan Perlindungan Dijamin Jadi Urat Nadi Mobilitas, Warga Nikmati Jalan Beton di Cangkuang-Nagrak-Jatisari Warga Harap CFD di Kabupaten Bandung tak Sekadar Seremonial
Otomotif
Serba Serbi
Penulis: Iman 2025-09-21 17:09:00

Oplet, Kendaraan Umum Legendaris yang Pernah Merajai Jakarta

Oplet pernah menjadi kendaraan umum paling populer di Indonesia, khususnya pada era 1960-an hingga 1970-an.

Oplet, Kendaraan Umum Legendaris yang Pernah Merajai Jakarta

Oplet, kendaraan umum legendaris yang pernah merajai jalanan di Jakarta. (foto: ilustrasi)

trustjabar.com - Oplet pernah menjadi kendaraan umum paling populer di Indonesia, khususnya pada era 1960-an hingga 1970-an. Kehadirannya di jalanan kota besar, terutama Jakarta, meninggalkan jejak sejarah yang tak terlupakan dalam dunia transportasi.

Baca Juga: FAKTA UNIK! Kisah Kecil di Balik si Kendaraan Mungil Bernama Bemo

Awal mula kendaraan umum ini beroperasi di Jakarta sejak 1930-an, meski saat itu wilayahnya masih terbatas di Jakarta Timur dan Depok, seperti Kramat Jati, Cijantung, Cibubur, Cilangkap, dan Cisalak. Pada 1950-an, kendaraan ini mendapatkan izin trayek resmi, sehingga bisa beroperasi hampir di seluruh wilayah Jakarta.

Bentuk oplet cukup unik. Kendaraan ini memiliki satu pintu di bagian belakang untuk keluar masuk penumpang, serta pintu di kanan dan kiri bagian depan. Seorang penumpang bisa duduk di samping sopir, sementara bagian belakang mampu menampung sekitar 10 orang. Hampir seluruh bodinya terbuat dari kayu, sehingga memberikan kesan sederhana namun khas.

Ada beberapa versi mengenai asal-usul kata "oplet". Ada yang menyebut kata ini berasal dari gabungan "Opel" dan "let" yang berarti Opel kecil. Versi lain mengatakan nama itu berhubungan dengan merek Chevrolet.

Namun, faktanya oplet merupakan kendaraan asal Inggris bernama Morris Minor, kendaraan  impor bersamaan dengan merek lain seperti Chevrolet, Chrysler, dan Mercedes-Benz. Selain Morris Minor, beberapa kendaran ini juga lahir dari modifikasi jip bekas Perang Dunia II, dengan kapasitas penumpang sekitar 9-10 orang. Ada pula oplet yang menggunakan mesin Chevrolet.

Masa Kejayaan Oplet Hingga Berakhirnya Operasi

Pada dekade 1960-an dan 1970-an, kendaran yang menjadi ikon di film "Si Doel Anak Betawi" ini menjadi kendaraan umum paling populer di Jakarta. Hampir setiap sudut kota bisa dijangkau dengan moda transportasi ini.

Namun, seiring berjalannya waktu, usia kendaraan menjadi kendala utama. Tahun 1979, izin trayek oplet resmi dihapuskan. Pemerintah kemudian menggantikannya dengan moda transportasi lain seperti mikrolet, metromini, maupun kendaraan yang beroperasi di bawah naungan Koperasi Wahana Kalpika (KWK).

Baca Juga: Jenama Industri Otomotif Nasional Kembali Ramaikan GIIAS Bandung 2025

Kini oplet hanya tinggal kenangan dan sesekali muncul dalam cerita nostalgia atau koleksi sejarah. Meski sudah tidak lagi beroperasi, oplet tetap menjadi bagian penting dari sejarah transportasi publik Indonesia, khususnya Jakarta, sebagai simbol perjalanan kota menuju modernisasi. (Iman/trustjabar/R3)

Komentar

0 komentar untuk Oplet, Kendaraan Umum Legendaris yang Pernah Merajai Jakarta

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.
TrustJabar