Jumat, 02 Oktober 2026
Breaking News
inDrive Gelar Edukasi Keselamatan Berkendara untuk Mahasiswa di Bandung Antisipasi Transisi Cuaca, Bupati Bandung Instruksikan Camat Siaga dan Perkuat Mitigasi Bencana Hangtuah Jajaki Kabupaten Bandung Jadi Home Base IBL, Bawa Dampak Positif Bagi Atlet Basket dan UMKM Pegadaian Raih 10 Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026 Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas di Aplikasi blu Pegadaian Perluas Layanan Tabungan Emas ke Ekosistem Digital BCA Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Raih Sertifikasi ISO 22301:2019 Resep Penyiar Radio Menjaga Kredibilitas di Udara, Menghibur Tanpa Kebobolan Etika Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang inDrive Gelar Edukasi Keselamatan Berkendara untuk Mahasiswa di Bandung Antisipasi Transisi Cuaca, Bupati Bandung Instruksikan Camat Siaga dan Perkuat Mitigasi Bencana Hangtuah Jajaki Kabupaten Bandung Jadi Home Base IBL, Bawa Dampak Positif Bagi Atlet Basket dan UMKM Pegadaian Raih 10 Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026 Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas di Aplikasi blu Pegadaian Perluas Layanan Tabungan Emas ke Ekosistem Digital BCA Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Raih Sertifikasi ISO 22301:2019 Resep Penyiar Radio Menjaga Kredibilitas di Udara, Menghibur Tanpa Kebobolan Etika Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang
Gaya Hidup
Kesehatan
Serba Serbi
Penulis: Iman 2026-02-24 00:15:00

Waspadai Glucose Spike Saat Berbuka Puasa

Jika makanan pertama yang masuk gula lebih mendominasi atau karbohidrat sederhana, lonjakan gula darah atau glucose spike mudah terjadi.

Waspadai Glucose Spike Saat Berbuka Puasa

Waspadai Glucose Spike Saat Berbuka Puasa

trustjabar.com - Azan magrib berkumandang. Gelas teh manis terangkat, kolak hangat siap santap, gorengan berpindah dari piring ke tangan. Setelah seharian berpuasa, berbuka sering mennganggap momen “bebas”. Padahal, justru di saat inilah tubuh berada dalam kondisi paling sensitif. Puasa membuat kadar insulin menurun dan metabolisme lebih efisien.

Menurut penjelasan American Diabetes Association, setelah periode tanpa makan, tubuh akan merespons asupan gula dengan lebih cepat. Jika makanan pertama yang masuk gula lebih mendominasi atau karbohidrat sederhana, lonjakan gula darah—yang populer sebagai glucose spike—lebih mudah terjadi.

Baca Juga: Mengulik Kedahsyatan Buah Kurma dari Sisi Medis Hingga Religi

Glucose spike adalah peningkatan kadar glukosa darah secara tajam dalam waktu singkat setelah makan. Kondisi ini umum terjadi ketika perut kosong lama lalu langsung melahap minuman manis, sirup, atau makanan tinggi gula.

Tubuh yang sebelumnya stabil menjadi “kaget” dan memaksakan untuk memproduksi insulin dalam jumlah besar sekaligus. Paparan fenomena ini juga banyak dalam berbagai publikasi nutrisi klinis.

World Health Organization menekankan bahwa konsumsi gula bebas (free sugar) dalam jumlah besar, terutama dalam bentuk cair, berkaitan dengan fluktuasi glukosa darah dan peningkatan risiko gangguan metabolik bila pola makan ini terus berulang.

Glucose Spike di Bulan Ramadan

Sayangnya, pola ini sering terjadi saat Ramadan. Berbuka dengan minuman manis sebagai menu utama, makan terlalu cepat, minim serat dan protein, lalu hidangan penutup porsi karbohidrat besar. Dampaknya bukan hanya rasa mengantuk dan lemas setelah berbuka, tetapi juga peningkatan resistensi insulin dan penumpukan lemak visceral jika berlangsung lama.

Padahal, pengendaliannya sederhana. Berbuka dengan air putih, lanjutkan satu hingga dua butir kurma, kemudian makanan berserat dan protein sebelum karbohidrat utama. Pendekatan ini sejalan dengan prinsip glycemic control yang dianjurkan dalam literatur nutrisi: menaikkan gula darah secara bertahap, bukan mendadak.

Puasa sejatinya memberi manfaat metabolik. Glucose spike bukan kesalahan ibadahnya, melainkan cara berbuka yang kurang bijak. Dengan urutan makan yang tepat, puasa tetap aman, energi lebih stabil, dan tubuh benar-benar merasakan sehatnya menahan diri. (Iman/trustjabar/R3)  

Komentar

0 komentar untuk Waspadai Glucose Spike Saat Berbuka Puasa

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.
TrustJabar