Selasa, 04 Agustus 2026
Breaking News
Daftar Jadi Bakal Calon Ketua PWI Jawa Barat, Tantan Sulthon Berkomitmen Ini! Pegadaian Jabar dan MES Perkuat Sinergi Dorong Inklusi Keuangan Syariah dan UMKM Pegadaian Kanwil Jabar Salurkan 100 Paket Sembako untuk Lansia di Indramayu, Kenalkan Literasi Digital TRING! Lahan Seluas 7,6 Hektare Disiapkan Pemerintah Kabupaten Bandung Untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Kuasa Hukum Kasus YTR di Bandung Minta JPU Perjuangkan Restitusi Korban Partai Golkar Jawa Barat Terus Perkuat Konsolidasi Hingga Akar Rumput HUT Ke-125, Pegadaian Jabar Gelar Khitanan Massal untuk 225 Anak Prasejahtera Tanggapi Respons Komnas Perempuan Soal Kasus YTR di Bandung, Pengacara Korban Minta Hak Restitusi dan Perlindungan Dijamin Jadi Urat Nadi Mobilitas, Warga Nikmati Jalan Beton di Cangkuang-Nagrak-Jatisari Warga Harap CFD di Kabupaten Bandung tak Sekadar Seremonial Daftar Jadi Bakal Calon Ketua PWI Jawa Barat, Tantan Sulthon Berkomitmen Ini! Pegadaian Jabar dan MES Perkuat Sinergi Dorong Inklusi Keuangan Syariah dan UMKM Pegadaian Kanwil Jabar Salurkan 100 Paket Sembako untuk Lansia di Indramayu, Kenalkan Literasi Digital TRING! Lahan Seluas 7,6 Hektare Disiapkan Pemerintah Kabupaten Bandung Untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Kuasa Hukum Kasus YTR di Bandung Minta JPU Perjuangkan Restitusi Korban Partai Golkar Jawa Barat Terus Perkuat Konsolidasi Hingga Akar Rumput HUT Ke-125, Pegadaian Jabar Gelar Khitanan Massal untuk 225 Anak Prasejahtera Tanggapi Respons Komnas Perempuan Soal Kasus YTR di Bandung, Pengacara Korban Minta Hak Restitusi dan Perlindungan Dijamin Jadi Urat Nadi Mobilitas, Warga Nikmati Jalan Beton di Cangkuang-Nagrak-Jatisari Warga Harap CFD di Kabupaten Bandung tak Sekadar Seremonial
Internasional
Penulis: Iman 2025-09-06 23:20:00

Diaspora Indonesia di Inggris Unjuk Rasa

Diaspora Indonesia di Inggris berunjuk rasa  di pusat kota London, Jumat (5/9/2025) mengecam aksi kebrutalan polisi dan sikap acuh pemerintah.

Diaspora Indonesia di Inggris Unjuk Rasa

Para diaspora Indonesia di Inggris, Jumat (5/9/2025) berunjuk rasa, di pusat Kota London. (foto: Ist)

trustjabar.com – Ratusan diaspora Indonesia di Inggris berkumpul dan berunjuk rasa  di pusat kota London, Jumat (5/9/2025). Mereka mengecam aksi brutal polisi terhadap para peserta unjuk rasa di Indonesia.

Selain itu, para diaspora tersebut mengecam sikap pemerintah karena tidak peduli terhadap kesulitan ekonomi rakyat. Pengunjuk rasa mendesak pemerintah Indonesia untuk memenuhi tuntutan #ResetIndonesia seperti suara masyarakat sipil di Indonesia.

Baca Juga: Polda Jawa Barat Amankan Pelaku Demonstrasi Berujung Kerusuhan di Bandung

“Kita menuntut agar perubahan sistematis yang bertujuan mengakhiri praktik-praktik korupsi!,” ungkap pengunjuk rasa Diaspora Indonesia dalam keterangan pers, Sabtu (6/9/2025).

Demonstrasi berlangsung dari pukul 14.30 BST (22.00 WIB) di Russell Square Gardens, WC1B 5EH. Aksi ini adalah bentuk solidaritas dengan warga di Indonesia dalam menghadapi kekerasan aparat saat menggunakan hak mereka untuk berunjuk rasa. 

Aksi ini juga respons atas kesulitan ekonomi di Indonesia yang meluas, seperti PHK massal, daya beli turun, dan banyaknya pengangguran. Rasa frustrasi publik bertambah dengan kenaikan tunjuangan dan gaji DPR. Keputusan ini sangat kontras dengan stagnasi upah sebagian besar warga dan rencana pemerintah untuk menerapkan skema pajak baru.

“Kami memprotes atas kekerasan terhadap pengunjuk rasa dan sikap acuh tak acuh dari para pemimpin kami. Keputusan pemerintah untuk menaikkan gaji mereka sendiri di saat rakyat menderita adalah sebuah penghinaan. Kami sepenuhnya mendukung tuntutan untuk #ResetIndonesia dan mendesak perubahan sistemik. Ini sangat penting demi terwujudnya Indonesia yang lebih adil, setara, dan empatik” seru salah seorang mahasiswa penyelenggara unjuk rasa.

Komunitas Diaspora Indonesia

Demonstrasi diselenggarakan secara kolektif oleh London Bergerak. Organisasi ini bagian dari gerakan solidaritas internasional yang lebih luas di bawah International Committee of Indonesia Bergerak/Komite Internasional Indonesia Bergerak.

Koalisi ini mencakup komunitas diaspora Indonesia di berbagai negara seperti Australia, Amerika Serikat, Jerman, Belanda, Taiwan, Jepang, Korea, Singapura, Polandia, Swiss, Kanada, Norwegia, dan Denmark. Mereka  semuanya bersatu untuk menunjukkan bahwa perjuangan demi keadilan dan demokrasi di Indonesia melintasi batas-batas negara.

Baca Juga: Pasca-Penembakan Gas Air Mata, Rektor Unpas Pastikan Kampus Tetap Kondusif

Menurut juru bicara London Bergerak, Madina Arifah dalam keterangan pers, protes ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran publik Inggris dan media internasional terhadap krisis demokrasi dan ketidakadilan sistemik di Indonesia.

“Kita diaspora Indonesia di Inggris mengundang mengundang seluruh masyarakat, perwakilan media, dan penggiat HAM untuk bergabung dalam solidaritas, dengan total 250 orang yang berpartisipasi dalam aksi ini,” kata Madina Arifah. (Iman/trustjabar/R3)

Komentar

0 komentar untuk Diaspora Indonesia di Inggris Unjuk Rasa

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.
TrustJabar