Selasa, 04 Agustus 2026
Breaking News
Daftar Jadi Bakal Calon Ketua PWI Jawa Barat, Tantan Sulthon Berkomitmen Ini! Pegadaian Jabar dan MES Perkuat Sinergi Dorong Inklusi Keuangan Syariah dan UMKM Pegadaian Kanwil Jabar Salurkan 100 Paket Sembako untuk Lansia di Indramayu, Kenalkan Literasi Digital TRING! Lahan Seluas 7,6 Hektare Disiapkan Pemerintah Kabupaten Bandung Untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Kuasa Hukum Kasus YTR di Bandung Minta JPU Perjuangkan Restitusi Korban Partai Golkar Jawa Barat Terus Perkuat Konsolidasi Hingga Akar Rumput HUT Ke-125, Pegadaian Jabar Gelar Khitanan Massal untuk 225 Anak Prasejahtera Tanggapi Respons Komnas Perempuan Soal Kasus YTR di Bandung, Pengacara Korban Minta Hak Restitusi dan Perlindungan Dijamin Jadi Urat Nadi Mobilitas, Warga Nikmati Jalan Beton di Cangkuang-Nagrak-Jatisari Warga Harap CFD di Kabupaten Bandung tak Sekadar Seremonial Daftar Jadi Bakal Calon Ketua PWI Jawa Barat, Tantan Sulthon Berkomitmen Ini! Pegadaian Jabar dan MES Perkuat Sinergi Dorong Inklusi Keuangan Syariah dan UMKM Pegadaian Kanwil Jabar Salurkan 100 Paket Sembako untuk Lansia di Indramayu, Kenalkan Literasi Digital TRING! Lahan Seluas 7,6 Hektare Disiapkan Pemerintah Kabupaten Bandung Untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Kuasa Hukum Kasus YTR di Bandung Minta JPU Perjuangkan Restitusi Korban Partai Golkar Jawa Barat Terus Perkuat Konsolidasi Hingga Akar Rumput HUT Ke-125, Pegadaian Jabar Gelar Khitanan Massal untuk 225 Anak Prasejahtera Tanggapi Respons Komnas Perempuan Soal Kasus YTR di Bandung, Pengacara Korban Minta Hak Restitusi dan Perlindungan Dijamin Jadi Urat Nadi Mobilitas, Warga Nikmati Jalan Beton di Cangkuang-Nagrak-Jatisari Warga Harap CFD di Kabupaten Bandung tak Sekadar Seremonial
Daerah
Bandung Raya
Pojok Lingkungan
Penulis: Adi 2025-08-26 20:27:21

Ancaman Gempa Sesar Lembang Mengintai, DPRD Bandung Barat Serukan Edukasi Mitigasi Bencana

Mitigasi bencana akibat aktivitas Sesar Lembang, patutnya menjadi kesiapan dini semua pihak, khususnya wilayah di bentang patahan tersebut.

Ancaman Gempa Sesar Lembang Mengintai, DPRD Bandung Barat Serukan Edukasi Mitigasi Bencana

trustjabar.com – Mitigasi bencana akibat aktivitas Sesar Lembang, patutnya menjadi kesiapan dini semua pihak, khususnya untuk wilayah di bentang patahan tersebut. Pemerintah daerah, harus masif melakukan mitigasi bencana kepada masyarakat. Dengan upaya tersebut, mampu mengantisipasi korban jiwa jika sewaktu-waktu bencana terjadi.

Baca Juga : Sesar Lembang Meningkat, Ngatiyana Minta Warga Siaga Tapi Jangan Panik

Ketua Komisi I DPRD Bandung Barat, Jawa Barat, Sandi Supyandi mendorong Pemkab Bandung Barat memperkuat edukasi mitigasi bencana kepada masyarakat. Terlebih, kata ia, sudah banyak penelitian terkait ancaman serius gempa dari Sesar Lembang ini.

Sandi menilai masyarakat perlu lebih menyiapkan diri menghadapi potensi gempa bumi Sesar Lembang. Edukasi dan simulasi bencana, kata ia, akan lebih krusial ketimbang hanya mengandalkan teknologi peringatan dini.

“Masyarakat kita harus tahu bagaimana menyelamatkan diri ketika gempa terjadi, karena peringatan dini saja tidak cukup. Edukasi mitigasi bencana gempa bumi akibat pergerakan Sesar Lembang berbasis komunitas, harus menjadi prioritas pemerintah daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, peneliti BRIN Mudrik Rahmawan Daryono telah menyampaikan peringatan mengenai potensi gempa bumi akibat Sesar Lembang ini. Ia memprediksi, skala guncangan gempa berada pada rentang M6,5 hingga M7 dari segmen sesar ini. Dampaknya, lanjut ia, beberapa wilayah Bandung Raya bakal turut merasakan kuatnya guncangan tersebut.

Sandi menambahkan, data dari BNPB menunjukkan sebagian besar wilayah Bandung Barat termasuk dalam zona rawan gempa dan longsor. Dengan topografi perbukitan dan kepadatan penduduk yang terus meningkat, risiko bencana dapat semakin besar.

“Oleh karena itu, mitigasi bencana harus menyentuh hingga tingkat desa, sekolah, bahkan rumah tangga,” kata Sandi.

Alasan Mitigasi Bencana Perlu Masif Lantaran Masih Minim Peralatan EWS

Di sisi lain, kata ia, pihaknya menilai fasilitas deteksi gempa di Bandung Barat masih minim. Sejumlah alat peringatan dini yang ada, jumlahnya tidak sebanding dengan luas wilayah yang rawan terdampak. Hal itu lantaran alat tersebut merupakan hibah dari pemerintah pusat.

Baca Juga : Kuatnya Getaran Gempa Bumi di Bekasi, Satu Rumah di Bandung Barat Rusak

Lebih lanjut, langkah edukasi mitigasi bencana dapat dilakukan melalui kerjasama lintas sektor. Mulai dari BPBD, dinas sosial, aparat desa, hingga kelompok masyarakat sipil. Serta para konten kreator melalui kreativitas mereka di ruang digital.

Program seperti simulasi evakuasi di sekolah, kata Sandi, perlu ada. Selain itu, pelatihan tanggap darurat di pemukiman padat, serta penyuluhan rutin di desa menjadi strategi yang realistis, juga menjadi bagian edukasi mitigasi. Serta penting untuk melibatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam menyebarkan pesan mitigasi bencana.

“Budaya kesiapsiagaan hanya bisa terbentuk bila melibatkan semua unsur masyarakat. Dari desa, sekolah, hingga masjid dan gereja harus jadi pusat edukasi bencana,” ujarnya. (Adi/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Ancaman Gempa Sesar Lembang Mengintai, DPRD Bandung Barat Serukan Edukasi Mitigasi Bencana

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.
TrustJabar