Selasa, 02 Juni 2026
Breaking News
Tesla Kembali Rebut Posisi Puncak Kendaraan Listrik Global, Pangsa Pasar BYD Menukik Lebih dari Sekadar Pemanis Wajah, Mengungkap Fakta Unik dan Keajaiban Sensorik di Balik Kumis Kucing Pemkab Bandung Sudah Punya Perda Pesantren Namun Masih Gamang, Bupati Beberkan Alasannya Vintage Market Vol 5 Sajikan Barang Langka Bernilai Tinggi Pegadaian Jabar Salurkan 355 Paket Daging Kurban untuk Warga FK3I Anggap Rencana Pembangunan PLTP Gunung Gede Pangrango Berpotensi Rusak Keanekaragaman Hayati Bupati Bandung Anggap Penanganan Sedimentasi Dukung Efektivitas Pengendalian Banjir Sungai Citarum Gubernur Jawa Barat ‘Ngamumule’ Seni dan Budaya, Bupati Bandung Klaim Lakukan Hal Serupa Peringatan Bagi Kepala Sekolah di Jawa Barat, Gubernur Bakal Copot Jabatan Jika Lakukan Ini! Raih Prestasi Gemilang, Akankah Rencana Pembangunan Museum Persib Bandung Terwujud? Tesla Kembali Rebut Posisi Puncak Kendaraan Listrik Global, Pangsa Pasar BYD Menukik Lebih dari Sekadar Pemanis Wajah, Mengungkap Fakta Unik dan Keajaiban Sensorik di Balik Kumis Kucing Pemkab Bandung Sudah Punya Perda Pesantren Namun Masih Gamang, Bupati Beberkan Alasannya Vintage Market Vol 5 Sajikan Barang Langka Bernilai Tinggi Pegadaian Jabar Salurkan 355 Paket Daging Kurban untuk Warga FK3I Anggap Rencana Pembangunan PLTP Gunung Gede Pangrango Berpotensi Rusak Keanekaragaman Hayati Bupati Bandung Anggap Penanganan Sedimentasi Dukung Efektivitas Pengendalian Banjir Sungai Citarum Gubernur Jawa Barat ‘Ngamumule’ Seni dan Budaya, Bupati Bandung Klaim Lakukan Hal Serupa Peringatan Bagi Kepala Sekolah di Jawa Barat, Gubernur Bakal Copot Jabatan Jika Lakukan Ini! Raih Prestasi Gemilang, Akankah Rencana Pembangunan Museum Persib Bandung Terwujud?
Bandung Raya
Daerah
Penulis: Abbas 2025-08-08 09:24:00

Pemprov Jabar Fokus Bangun Jembatan Layang di Kabupaten Bandung untuk Atasi Kemacetan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat memfokuskan pembangunan jembatan layang di Kabupaten Bandung pada 2026 untuk mengatasi kemacetan.

Pemprov Jabar Fokus Bangun Jembatan Layang di Kabupaten Bandung untuk Atasi Kemacetan

Pemrov Jabar akan membangun jembatan layang di Kabupaten Bandung untuk mengatasi kemacetan parah di 2026 mendatang. (foto Istimewa)

trustjabar.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat memfokuskan pembangunan jembatan layang di Kabupaten Bandung pada 2026, sebagai salah satu upaya utama mengatasi persoalan kemacetan lalu lintas yang kian parah.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengatakan pembangunan jembatan layang  menjadi salah satu prioritas Pemprov Jabar pada bidang infrastruktur tahun 2026. Pembangunan infrastruktur jembatan layang tersebut mengarah pada penyelesaian titik-titik krusial kemacetan. Terutama di Kabupaten Bandung berbatasan dengan Kota Bandung yang selama ini sering mengalami kemacetan.

Baca juga: Pemprov Jawa Barat Bersiap Kembangkan Konsep Wisata Berbasis Jalur Kereta Api

“Di 2026 kita akan atasi problem-problem kemacetan. Kita ingin membangun flyover di Kabupaten Bandung. Kan ini pusat problem kemacetan,” kata Dedi Mulyadi. 

Dia berpidato dalam pengantar Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS), APBD 2026, di Gedung DPRD Jabar, Kamis (7/8/2025) malam.

Pembangunan jembatan layang ini rencananya menjadi bagian dari proyek strategis daerah tahun 2026. Bidang infrastruktur ini pun akan masuk dalam pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Pemprov Jabar mendatang.

Dedi memaparkan pembangunan flyover di Kabupaten Bandung menjadi fokus perhatian untuk mengatasi kemacetan. Terlebih lagi  di beberapa titik yang kerap mengalami kepadatan lalu lintas.

Bupati Kabupaten Bandung, Dadang Supriatna, sebelumnya telah mengusulkan pembangunan tiga flyover. Titik kemacetan berada  di lokasi strategis , yakni yaitu Kopo Sayati, Bojongsoang, dan Rancaekek Dangdeur.  (Abbas/trustjabar/R3)

Komentar

0 komentar untuk Pemprov Jabar Fokus Bangun Jembatan Layang di Kabupaten Bandung untuk Atasi Kemacetan

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.
TrustJabar